Cara Mudah Pasang Keramik Lantai (Do It Your Self)

Cara Mudah Pasang Keramik Lantai

strategiproyek.com - Lantai keramik memiliki satu prasyarat utama yaitu lapisan dasar harus halus dan kuat  untuk mendukung pemasangan keramik. Keramik tidak fleksibel, sehingga bisa retak jika terpasang diatas permukaan yang kasar atau tidak rata.

Keramik lantai didapatkan dalam  berbagai ukuran dan warna untuk dicocokkan dengan dekorasi ruangan yang akan dipasangkan, dan keramik lantai dapat memberikan perawatan yang mudah dan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Lantai keramik menawarkan alternatif yang sangat menarik dan tahan lama dibandingkan dengan material lainnya untuk finishing  lantai. Selain itu, keramik lantaijuga cukup mudah untuk dipasang.

Untuk anda yang ingin memasang sendiri keramik lantai dirumah, anda bisa melakukannya sendiri secara perlahan dan santai. Mungkin anda akan merasa pesimis dan menyatakan tidak sanggup untuk mengerjakannya.
Berikut langkah cara pasang keramik lantai yang bisa anda lakukan:
  • Pastikan lantai dasar anda sudah kuat dan rata, setelah lapis tanah dipadatkan, lapisi terlebih dahulu dengan rabat beton.
  • Selanjutnya langkah awal pemasangan keramik lantai adalah pembuatan garis bantu sebagai pedoman pemasangan keramik di lantai yang akan dipasangkan.
  • Pembuatan garis bantu bisa anda lakukan dengan pembuatan benang atau garis kapur. Lakukan pembuatan garis siku pada dua arah sumbu yang merupakan titik awal pemasangan keramik lantai yang ditempatkan pada sudut pintu masuk ruangan.
  • Jika anda sudah mendapatkan garis siku, tarik garis benang pada kedua arah sumbu tersebut pada ketinggian permukaan keramik lantai yang akan dipasangkan. Pastikan ketingggian benang dari permukaan lantai dasar sesuai dengan ketebalan adukan dan ketebalan keramik lantai.
  • Hindari ketinggian yang terlalu besar dimana akan membutuhkan adukan semen yang terlalu banyak.
  • Peletakan titik awal dilakukan pada peletakan keramik lantai tanpa perekat untuk memastikan keramik lantai sudah sesuai dengan ketinggian yang diinginkan. 
  • Pasanglah keramik lantai mulai dari dinding dekat pintu diatas permukaan lantai yang kosong (belum ada adukan spesi/mortar), pasanglah keramik lantai dalam satu baris dan gunakan  spacer(pengganjal rongga antar keramik) untuk mendapatkan setiap sisi keramik lantai menjadi seragam dan untuk  untuk menjaga jarak yang sama pada semua keramik yang anda pasang. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan jumlah keramik lantai penuh dalam 1 barisan.
  • Ketika anda mencapai ujung lain ruangan dan tidak bisa lagi memasang 1 lembar keramik ukuran penuh, gunakan sebuah balok panjang  dan meletakkannya tegak lurus ke baris keramik. Pemberian balok ini ditujukan supaya keramik lantai tidak bergeser.
  • Berdasarkan panjang  ruang yang tersisa di sisi ruangan, tentukan berapa banyak anda perlu menggeser baris untuk mencapai perbatasan yang sama pada kedua sisi ruangan, sehingga potongan pada pinggir kiri dan kana akan anda dapatkan pada lebar yang sama.
  • Jika anda tidak menginginkan jumlah potongan yang terlalu banyak, anda tidak perlu menggeser titik awal, dimana anda hanya akan melakukan pemotongan sisa keramik lantai pada salah satu sisi saja. Tapi jika anda menginginkan sisa keramik pada kedua sisi kiri dan kanan, anda harus memindahkan garis bantu pada titik yang sudah terukur dan  garis bantu  pertama adalah tidak lagi diperlukan.
  • Setelah anda sudah mendapatkan garis pemasangan keramik selanjutnya adalah memulai pemasangan keramik di atas perekat atau adukan spesi/mortar. Penuangan perekat harus dilakukan secara teratur dan tidak boleh dilakuakn pada luasan yang terlalu lebar. Dianjurkan meletakkan adukan pada pemasangan luasan keramik antara 4-5 lembar keramik lantai.
  • Jika anda meletakkan adukan terlalu lebar hal ini dikhawatirkan akan membuat adukan akan cepat mengering sehingga rekatan tidak terlalu baik. Disamping itu juga akan mengganggu gerakan anda untuk memasangkan keramik lantai tersebut. Gunakan sekop/cetok berlekuk untuk meratakan adukan permukaan perekat disetiap luasan yang akan anda pasang.
  • Setelah anda merasa permukaan adukan secara rata, letakkan keramik dipermukaan perekat dengan perlahan dan atur posisi ketegakannya pada garis benang bantu yang sudah anda buat.
  • Ketika anda mulai memasang keramik lantai, dimana anda akan memulai memasang perekat adukan mortar. Gunakan spacer untuk memastikan ubin spasi merata. Gunakan waterpass untuk memastikan permukaan  keramik benar benar rata. Anda dapat menggunakan palu karet atau balok kayu untuk mengetok atau  menekan keramik ke bawah, lakukan secara lembut dan perlahan hingga permukaan benar benar rata, dan saat itu juga anda harus tetap memperhatikan ketegakan pada bidang rata berdasarkan garis bantu yang ada.
  • Jika saat anda mengetok keramik, jika anda mendengar suara dengung, anda harus memeriksa apakah ada kemungkinan keramik tidak merekat pada adukan, kemungkinan hal ini disebabkan kurangnya adukan sehingga tidak mengikat ke dasar keramik lantai.
  • Lakukan perbaikan dengan mengangkat keramik secara perlahan kemudian tambahkan adukan pada permukaan adukan sampai merat, kemudian pasang keramik kembali.
  • Jika adukan sebelumnya sudah sempat mengering, anda juga harus mengangkat semua adukan dan menggantinya dengan adukan yang baru. Cara ini anda lakukan setiap pemasangan lembar keramik lantai. Untuk barisan selanjutnya, anda akan lebih mudah untuk mengecek kelurusan dan jarak antara spacer dengan mengikuti ujung keramik yang ada didepan dan disampingnya.
  • Jika pada ujung barisan anda perlu memotong keramik, untuk mendapatkan harus melakuan pemotongan keramik, lakukan dengan cara  meletakkan keramik tepat di atas keramik lantai penuh terakhir dan atur penempatannya ke batas dinding sehinggga anda mendapatkan batas keramik lantai yang akan dipotong.
  • Tandai pada keramik yang akan dipotong dan buatlah garis potongnya. Jika anda merasa potongan akan sama pada barisan selanjutnya (potongan yang seragam), ukuran ini bisa anda gunakan untuk acuan pemotongan selanjutnya. Maksudnya anda tidak perlu menunggu ukuran setiap akan melakukan pemotongan.
  • Untuk memotong keramik, anda dapat menggunakan pemotong ubin atau glasscutter. Lakukan pemotongan keramik pada tempat yang aman. Jangan pernah memotong keramik pada permuakaan pasangan keramik lantai yang baru anda pasangkan. Pilih meja yang aman untuk melaksanakan pemotongan keramik tersebut.
  • Setelah semua ubin diletakkan dan perekat telah ditetapkan, Anda dapat melanjutkan ke grouting (mengisi celah antar keramik dengan semen nat). Campur semen nat sesuai dengan rekomendasi pabrikan.Terapkan nat dengan pelampung karet pada sudut 45 derajat, bekerja ke dalam sisi keramik.
  • Bersihkan setiap  kelebihan nat pada permukaan keramik   dengan spons. Hati-hati jangan sampai  nat keluar dari ruang sisi antar keramik lantai. Setelah nat telah rapi, anda dapat kembali  membersihkan permukaan keramik dari sisa nat dengan menggunakan residu. Untuk menjaga  permukaan keramik tetap padat dan kuat, lakukan pengepelan permukaan lantai keramik 3 hari pertama dengan obat keramik, setelah itu sikat nat dengan sealer silikon.


Demikian cara pasang keramik lantai do it your self. Semoga dapat membantu. Tips ini juga dapat digunakan untuk memasang homogenius tile.
Baca juga:

Lanjutkan Membaca

Istilah 1 gang 2 way switch Pada Saklar


Jenis Saklar | istilah gang dan way pada saklar

strategiproyek.com - Kadang kita bingung dengan beberapa istilah yang digunakan dalam kegiatan proyek bangunan. Bisa dimaklumi karena dalam proyek banyak melibatkan orang dengan disiplin ilmu yang berbeda. Namun hal tersebut dapat diselesaikan setelah masing-masing paham dengan apa yang dimaksudkan. Istilah penyebutan nama benda atau teknik pekerjaan dalam proyek bangunan akan bertambah rumit dan memerlukan pemahaman apabila penggunaannya dicampur antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris misalnya. Setelah ditunjukkan bentuk bendanya baru ngeh, o..itu maksudnya.

Salah satu contoh istilah tersebut adalah penggunaan kata gang dan way switch dalam aksesori listrik. Tahukah pembaca maksud tersebut?
Iya, benar. Anda dapat menjumpainya misalnya dispesifikasi listrik yang dikeluarkan oleh konsultan MEP (Mechanical Electrical & Plumbing) untuk menyebut aksesori saklar yang akan digunakan. Disitu akan disebutkan misalnya aksesori saklar yang dipakai adalah 1 gang 1 way switch, 2 gang 1 way switch dan lainnya. Masing-masing berbeda fungsi dan bentuknya meski sama-sama saklar. Jadi harus cermat jika Anda seorang kontraktor atau Quantity Surveyor sehingga tidak mengalami kerugian dalam memberikan harga.

Mari kita kupas sedikit mengenai istilah dalam ilmu instalasi listrik tersebut. Tidak mendalam, namun perlu kita ketahui berkaitan dengan proyek bangunan terutama rumah tinggal.

Kegunaan Saklar

Saklar atau dalam bahasa Inggris disebut switch, merupakan alat yang berfungsi untuk memutuskan arus listrik ke beban dalam hal ini lampu penerangan. Sedangkan disebut saklar manual karena dioperasikan langsung oleh tangan manusia tanpa menggunakan alat bantu. Jenis saklar inilah yang banyak digunakan untuk proyek bangunan terutama rumah-rumah tinggal.

Jenis Saklar

Terus apa maksud gang dan way switch tersebut? istilah "gang" untuk menyebut jumlah tombol dalam satu unit saklar. Sedangkan "way" untuk menyebut arah hubungan. Contoh, jika disebut 1 gang 1 way switch berarti saklar tersebut bentuknya 1 tombol dengan kemampuan satu arah menghubungkan atau fungsinya menghubung dan memutus saja. Berikut contoh macam bentuk saklar manual.

saklar tunggal | saklar engkel

saklar seri | saklar double
saklar tukar | saklar 1 gang 2 way switch
saklar 1 gang 2 way switch

Selanjutnya ada lagi disebutkan 2 way switch, nah ini berarti saklar memiliki dua arah hubungan. Saklar ini memiliki kemampuan bekerja sebagai penukar/memindah arus. Jenis saklar ini lebih banyak dikenal sebagai saklar tukar. Contoh penggunaan saklar tukar adalah pada ruang tangga atau instalasi di kamar hotel untuk memudahkan mematikan lampu. Sehingga praktisi proyek sering menyebut dengan istilah saklar hotel. Dapat Anda lihat penjelasan cara kerja saklar hotel atau saklar tukar pada gambar di bawah ini.



skema cara kerja saklar hotel

diagram saklar tukar

Skema lampu saat menyala saklar tukar


skema lampu menyala pada saklar tukar | saklar hotel

Skema saat lampu mati saklar tukar

 

skema saat lampu mati saklar tukar | saklar hotel

Demikian penjelasan mengenai istilah gang dan way pada saklar listrik. Semoga dapat membantu.

Salam Proyek!
Baca juga:

Lanjutkan Membaca

Cara Membuat Lantai Teraso Sistem Cor di Tempat

lantai teraso

strategiproyek.com - Teraso ialah salah satu material yg dipergunakan untuk finishing penutup lantai bangunan baik itu hunian, gedung perkantoran, hotel dan sebagainya. Teraso telah dikenal sejak dulu bisa saja sejak jaman penjajahan.
Teraso adalah campuran dari semen ditambah air secukupnya & batu alam
Biasanya yang terkenal adalah batu padalarang yang digunakan sebagai bahan teraso. Selain itu dapat memakai batu Lampung, batu Sukabumi, batu Tulungagung. Tidak hanya itu batu untuk teraso dapat ditukar dengan kulit kerang atau oleh kaca sehinggga diperoleh efek kilap. Agar dapat digunakan untuk bahan teraso, batu ini terlebih dahulu dilakukan proses penggilingan atau selep sehingga diperoleh ukuran kecil relatif sama.
Baca juga : Finishing Semen Poles Keindahan Buatan nan Eksentrik, Begini Cara Membuatnya
Ketebalan lantai teraso yakni 2 centi meter terdiri dari bagian badan & kepala, dinamakan bagian badan terdiri dari campuran beton (Pasir & semen sedangkan kepala terdiri dari campuran semen ditambah batu teraso (Batu Padalarang, Batu Lampung, Batu Tulung Akbar & lain lain) dengan perbandingan 1 : 2, satu bagian untuk campuran semen & dua bagian batu alam.

Pemasangan lantai teraso akan lebih baik bila memakai sistem cor ditempat. dengan pertimbangan pengerjaannya lebih langsung dan tidak hanya itu motif serta warnanya dapat dibentuk jadi beraneka ragam macam contohnya motif bunga atau motif kompas dan lain-lain.

Untuk pemasangan teraso cor ditempat dengan ketebalan 2 cm mesti berada di atas lantai kerja dengan ketebalan minimal 5 cm, lantai kerja yakni campuran beton (rabat beton).
Sesudah lantai kerja tersedia baru kita cor teraso dengan ketebalan 2 cm, dimana campuran teraso ini terdiri dari campuran semen & batu dengan komposisi per meter persegi yaitu 20 kg buat semen & 35 kg utk batu teraso, diratakan & dibiarkan selama kurang lebih 7 hari sebelum dilakukan pemolesan.

Untuk menghindari keretakan terhadap lantai teraso cor ditempat kita dapat memakai nat atau lis dari beragam bahan contohnya lis alumunium, lis kuningan, lis stainless steel atau dari bahan kaca sekalipun.

Apabila lantai teraso telah cukup kering lakukan pemolesan dengan memanfaatkan mesin poles agar lantai teraso nampak lebih mengkilat & bersih. Namun apabila anda memilih selera lebih natural bisa dipoles sampai tingkat hone (matte).

Lanjutkan Membaca

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon: Bagian 1

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon

strategiproyek.com - Apabila anda perhatikan, saat ini proyek rumah tinggal maupun proyek bangunan lain telah banyak memanfaatkan gypsum untuk penutup plafon. Hal ini disebabkan mudahnya pasang gypsum dan hasilnya plafon lebih rapi.

Untuk pemasangan plafon gypsum ini dapat menggunakan rangka kayu maupun metal. Tapi saat ini rangka kayu telah banyak berkurang, lebih banyak menggunakan rangka metal holo maupun metal furing.

Memasang rangka plafon dari metal furing atau hollow sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya butuh ketelitian, bahan dan alat yang benar serta teknik pemasangan yang benar. Pada dasarnya pemasangan rangka plafon dari metal furing atau hollow dapat diurai menjadi beberapa langkah yaitu:
  • Sebelum pekerjaan rangka plafon dilakukan, terlebih dahulu seluruh item pekerjaan di atas plafon harus sudah diselesaikan.
  • Langkah pertama dan terpenting dari pemasangan rangka adalah mengukur garis ketinggian plafon sekeliling ruangan yang hendak dipasang rangka. Anda dapat menggunakan pengukur waterpas pada beberapa titik di sekeliling ruangan. Gambar garis untuk menyatukan titik-titik tersebut.
  • Langkah berikutnya adalah pemasangan wall angle (siku metal) sebagai penyangga metal furing. Tempatkan siku metal pada tanda garis. Selalu mulai dengan dinding dengan luas terpanjang. Bor siku metal dengan jarak antar baut/sekrup 40 cm. Pastikan siku dibaut dengan kencang agar kuat  menyangga metal furing.
Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon
  • Teruskan pemasangan siku metal pada bagian dinding yang lain. Harap diperhatikan bahwa pada sudut dinding, siku metal sebaiknya dipasang saling tindih sepanjang 40 cm. Bentuk siku metal menjadi L di ujung dengan menggunakan gunting hollow. Kencangkan juga semua pada daerah metal yang bertindihan tersebut.
Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon
  • Setelah siku metal terpasang, beri garis dengan pensil atau spidol untuk setiap 40 cm sebagai tanda bagi pemasangan metal furing atau hollow. Jarak antar metal furing sebaiknya 40cm atau bila ingin lebih longgar, maksimum 60cm. Semakin besar jarak metal furing atau hollow akan berisiko menghasilkan plafon yang tidak rata atau melengkung.
  • Potong metal furing sesuai dengan panjang yang direncanakan dan tempatkan di atas siku metal. Kencangkan dengan baut.
  • Rangka utama (main channel atau C channel) digantungkan pada kawat penggantung  dengan menggunakan U clamp dan ditempatkan di atas metal furing dengan posisi menyilang. Kaitkan persilangan kedua jenis metal tersebut dengan menggunakan channel clamp.
  • Tahap terakhir dari pemasangan rangka adalah penguatan rangka tersebut dengan pemasangan bracket dan hanger.

Pemasangan Bracket dan Hanger


Penggunaan kawat penggantung (rod hanger) dan besi bracket (angle clip) merupakan asesoris yang paling umum digunakan dalam suspended ceiling. Berikut pedoman yang dipergunakan dalam pemasangan bracket dan hanger (lihat gambar)

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon


  • Besi bracket / angle clip dipasang pada dak beton menggunakan paku ramset dengan jarak 120 x 120 cm.
  • Ujung atas rod (kawat) digantungkan pada angle clip.
  • Sedangkan U clamp dipasang pada ujung bawah rod hanger (kawat penggantung).

Selain bracket dan rod hanger, penggantung plafon juga dapat menggunakan besi siku yang sudah berfungsi sebagai kawat penggantung dan pada ujungnya dilipat agar dapat berfungsi sebagai bracket (lihat gambar).

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon

Untuk teknik pemasangan papan gypsum anda dapat membaca pada seri cara pasang gypsum untuk plafon: Bagian 2


sumber : www.andalan68.wordpress.com

Lanjutkan Membaca

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon: Bagian 2

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon

Pemasangan plafon gypsum sebenarnya tidak membutuhkan banyak keahlian khusus. Bahkan kesalahan pemasangan papan gypsum yang anda lakukan dapat dengan mudah ditutupi dengan penggunaan compound dan tape gypsum. Dalam memasang papan gypsum, hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa Anda membutuhkan bantuan tenaga orang lain untuk membantu memegang papan gypsum pada saat pemasangan.

Berikut langkah-langkah pengerjaan pemasangan papan gypsum setelah rangka metal selesai dipasang. Anda bisa membaca cara pemasangan rangka metal sebelumnya: Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon: Bagian 1

Lanjutkan Membaca

Manajemen Proyek: Software Aplikasi Manajemen Proyek Gratis

Manajemen Proyek: Software Aplikasi Manajemen Proyek Gratis

Definisi manajemen proyek adalah suatu proses perencanaan, pengaturan, kepemimpinan dan pengendalian proyek dengan memanfaatkan sumber daya seoptimal mungkin untuk mencapai tujuan.

Manajemen proyek bisa jadi bagian tersulit apabila tidak teroganisir dengan baik. Namun saat ini terdapat tool yang dapat mempermudah menyelesaikan pekerjaan dalam manajemen proyek. Alat bantu ini berupa software yang akan mempercepat dan mengelola proyek dengan lebih mudah dan terorganisir.

Baca juga : Manager Proyek - Bagaimana Tugas dan Fungsinya di Proyek Bangunan

Berikut ini sofware aplikasi manajemen proyek gratis yang dapat anda manfaatkan.

Lanjutkan Membaca

Cara Menghitung Kebutuhan AC Untuk Ruangan dengan Mudah

Cara Menghitung Kebutuhan AC Untuk Ruangan dengan Mudah


Agar mendapatkan udara sejuk, sebaiknya kapasitas AC harus disesuaikan dengan ukuran ruangan. Bagaimana cara menghitung kapasitas AC yang pas?

Besarnya kapasitas AC biasanya mengacu pada satuan PK atau Parrd Kracht. Untuk menentukan PK, anda dapat gunakan rumus sebagai berikut ini :

Lanjutkan Membaca

Lantai Kayu: Bahan Penutup Lantai Penuh Estetika

Lantai Kayu: Bahan Penutup Lantai Penuh Estetika

Setelah tahap struktur bangunan selesai selanjutnya menuju tahap berikutnya finishing. Persiapan yang dilakukan yakni membeli material bangunan untuk pekerjaan finishing sesuai dengan gambar rencana atau gambar kerja.

Terkadang meskipun material yang digunakan sudah direncanakan dari awal, namun tiba-tiba bisa berubah karena perubahan selera. Pemilihan material yang digunakan bisa cukup lama karena untuk mencoba material perlu dibuatkan 'mock up' atau contoh dilapangan.

Lanjutkan Membaca

Tips Untuk Memilih Rangka Atap Baja Ringan yang Tepat

Rangka Atap Baja Ringan

Sebelum kita membeli atap baja ringan, sebaiknya kita mengetahui bagaimana cara memilih rangka atap baja ringan yg baik.

Buat masing-masing jenis penutup atap (genteng keramik/beton/metal, seng aluminium, onduline, fiberglass atau asbes), berukuran/dimensi, ketebalan dan  konstruksi rangka kuda-kuda atap baja ringan yg dipergunakan tidak sama disesuaikan menggunakan berat material penutup atap.

Semakin berat material atap, semakin akbar/tebal pula rangka yg digunakan. Begitu pula kebalikannya. 

Baca juga : Cara Mudah Menghitung Luasan Atap Bangunan

JANGAN TERKECOH dengan HARGA MURAH!!! Ketelitian sebelum membeli sangat diharapkan. Mintalah berita berukuran/dimensi Reng (roof batten) dan  C channel rangka yg akan dipasang. Semakin besar /tebal Reng dan  C channel rangka, semakin besar  juga beban yang dapat ditanggung sang rangka. 

Semakin kecil berukuran/dimensi C channel, semakin minim pula kesanggupan rangka buat menanggung total beban atap.

Lanjutkan Membaca

Scaffolding - Alat Untuk Mempermudah Pekerjaan Begesting (Harga Sewa Scaffolding)

Harga Sewa Scaffolding

Tahap pengecoran lantai dalam proyek rumah memerlukan bahan penunjang yang tidak sedikit. Material yang digunakan untuk menahan beban pada saat pengecoran lantai biasanya kayu, dolken dan bambu. Jarak yang dipakai antar bambu 40 x 40 cm persegi. Sehingga diperlukan batang bambu atau dolken yang banyak.

Saat ini alternatif untuk menyiasati sebagai bahan pengganti material alami tersebut dapat menggunakan scaffolding dengan cara sewa. Terbuat dari bahan besi dengan sistem portable sehingga scaffolding memudahkan dan dapat dipakai berulang-ulang. Dibandingkan dengan penggunaan material alam tersebut yang setelah habis pelaksanaan proyek bisa saja jadi percuma dan sampah.

Baca juga : Mengetahui Fungsi Kerja Tower Crane

Untuk proyek rumah anda bisa mencoba untuk menggunakan alat ini. Keuntungan menggunakan scaffolding ini antara lain rangka yang lebih kuat karena terbuat dari bahan besi, pemasangan lebih cepat dan ramah lingkungan (tidak menyisakan sampah), keadaan proyek yang lebih rapi dan bersih.

Lanjutkan Membaca

Memilih Struktur Bangunan dan Pondasi yang Tepat Guna

 Struktur Pondasi yang Tepat Guna

Perkembangan pembentukan struktur dapat diamati sebagai struktural desain. Ruang memiliki tiga dimensi yang terwujud di bidang arsitektur dalam dua manifestai, yaitu massa dan isi. Ruang kemudian juga terwujud sebagai ruang di antara dua massa, yaitu spasi (space).

Konsep Perencanaan Ruang Terhadap Strukturnya

Berdasarkan hubungan antara bagian bangunan yang menerima beban (pondasi, kolom, dinding, pelat lantai atau atap sebagi struktur gedung) dan bagian bangunan yang tidak menerima beban (dinding tirai, dinding pemisah, pintu dan jendela sebagai pembagi ruang) maka dapat ditentukan struktur gedung sebagai berikut:

Lanjutkan Membaca

Memilih Struktur dak lantai 2 | lantai panel atau lantai beton konvensional?

Memilih Struktur dak lantai 2 - lantai panel atau lantai beton konvensional

Menjawab pertanyaan dari rekan tentang rencana renovasi rumahnya menjadi dua lantai dengan menggunakan sistem tidak biasa yakni menggunakan dak lantai panel.

Sebelum membahas metode dan macam dak lantai panel, banyak cara yang digunakan untuk merenovasi bangunan menjadi 2 lantai dengan tetap mempertahankan bangunan yang ada.

Perencanaan yang matang dan perhitungan biaya diawal merupakan hal yang wajib jika proyek ingin sukses berjalan lancar dan selesai dengan baik.

Pemilihan struktur yang digunakan menentukan waktu dan biaya yang akan dicapai.

Memilih Struktur dak lantai 2

Anda dapat memilih struktur beton konvensional apabila menginginkan biaya lebih ekonomis, jika tempat kerja yang luas dan akses penempatan material yang mudah. Tetapi jika menginginkan penyelesaian proyek yang singkat, relatif bersih, dan anda tidak mempermasalahkan dengan biaya lebih tinggi, maka anda dapat menggunakan struktur baja.


Seperti yang telah diketahui, struktur dak lantai menggunakan beton dilakukan cor bersamaan dengan balok. Jadi beton lantai menjadi satu kesatuan dengan struktur baloknya (monolit). Sedangkan dak lantai menggunakan sistem panel pemasangannya setelah struktur balok jadi terlebih dahulu. Balok menjadi penopang dari struktur lantai panel.  

Kembali kepada masalah dak lantai panel, sekarang ini telah berkembang metode dan bahan yang digunakan untuk membuat lantai panel ini. Berikut ini bahan yang digunakan dalam membuat lantai panel.

1. Lantai panel beton pra cetak

Bahan ini menggunakan beton biasa yakni campuran besi, agregrat dan porland cement (PC) yang dicetak terpisah. Karena bebannya yang berat maka untuk pemasangannya memerlukan bantuan alat berat.

Lantai panel beton pra cetak

ukuran panel bisa dibuat berdasarkan bentang antar balok yang akan menjadi tumpuannya.


2. Lantai panel beton keramik

Lantai panel beton keramik

Disebut beton keramik karena materi dari panel ini dari keramik. Bentuknya mirip dengan bata merah namun tengahnya berongga. Rongga ini untuk mengurangi dari berat panel ini. Pada kedua tepi terdapat alur untuk penempatan besi beton sebagai pengikat panel.

Lantai panel beton keramik

Lantai panel beton keramik

Kelebihan dari panel ini adalah dapat disesuaikan panjangnya berdasarkan bentang dilapangan. Untuk penggunaannya masih kurang familiar dikalangan praktisi proyek.

3. Lantai panel beton ringan

Selain memproduksi bata ringan, produsen bata ringan telah mengembangkan teknologi panel lantai beton ringan. Bobot panel ini diklaim lebih ringan dari beton pra cetak. Karena material yang digunakan sama dengan bata ringan atau aerasi.

Lantai panel beton ringan

Ukuran panel mulai dari 600 x 1200 mm. Untuk landasan dari panel ini memerlukan rangka yang disesuaikan dengan panjang maksimal panel. Rangka yang biasa digunakan adalah besi baja.

4. Lantai panel kalsifloor/fibersemen

Terbuat dari campuran serat fiber dan semen. Diproduksi oleh produsen pembuat papan fibersemen, bahan yang digunakan memiliki komposisi yang sama pula. Dengan ketebalan 20 mm dan ukuran 600 x 1200 mm mampu menahan beban terpusat 800 kg.

Lantai panel fibersemen

Panel fibersemen ini cocok untuk digunakan untuk tempat yang tidak memilik beban terpusat yang besar atau tempat yang memiliki beban hidup yang ringan. Mudah pemasangannya karena panel ini tinggal diskrup pada rangka landasannya. Rangka yang disarankan menggunakan struktur baja karena lebih kuat untuk menopang beban panel ini.

Menimbang biaya dan kemudahan dalam pelaksanaannya, anda dapat memilih sistem yang cocok bagi anda untuk membuat dak lantai 2 rumah anda.

Lanjutkan Membaca

Perbandingan Harga Terpasang Bata Ringan dan Bata Merah (Studi Kasus)


strategiproyek.com - Untuk memperoleh biaya yang sesuai budget dalam proyek, sering kita membandingkan harga terlebih dahulu antara penggunaan material satu dengan lainnya.

Menjadi menarik bagi kita apabila kita mengetahui anggaran biaya yang harus kita keluarkan tiap-tiap item pekerjaan. Sebagai contoh, penggunaan material bangunan untuk penutup dinding antara bata ringan dan bata merah.

Berapakah perbandingan harga terpasang bata ringan dengan bata merah? dan berapa pula biaya masing-masing dinding jadi setelah diplester dan diaci keduanya sehingga diperoleh harga dinding per m2 nya?
Baca juga: Bagaimana Cara Mudah Menghitung Harga Terpasang Bata Ringan?

Perbandingan Harga Terpasang Bata Ringan dan Bata Merah

Berikut ini saya uraikan analisa masing-masing bahan hingga diperoleh harga per m2 nya.

Perbandingan Harga Terpasang Bata Ringan dan Bata Merah
Analisa Perhitungan Pasang Bata Ringan





Perbandingan Harga Terpasang Bata Ringan dan Bata Merah
Analisa Perhitungan Plesteran dan Acian

Saya ambil salah satu dari tabel analisa, jika anda menggunakan bata ringan dengan ketebalan 10 cm maka harga dinding terpasang termasuk plester dan acian dua sisi diperoleh Rp. 290.040,- per m2.

Sedangkan jika menggunakan bata merah maka diperoleh harga dinding terpasang diperoleh Rp. 260.660,- per m2.

Perbandingan Harga Terpasang Bata Ringan dan Bata Merah
Analisa Perhitungan Pasang Bata Merah

Sehingga dapat diambil kesimpulan harga terpasang dinding menggunakan bahan bata ringan lebih mahal daripada dinding yang menggunakan material bata merah. Persentasenya, membuat dinding dengan material bata ringan kurang lebih 11% lebih mahal daripada menggunakan bata merah.

Akan tetapi dalam suatu proyek perbandingan harga tidak mutlak menjadi penentu dipilihnya material yang akan digunakan. Faktor lain seperti kecepatan pelaksanaan, ketersediaan material, mutu yang ingin dicapai merupakan hal yang menjadi pertimbangan juga dalam pemakaian material bangunan.
Baca juga: Bata Ringan Aerasi - Teknologi Bahan Bangunan
Nah, setelah anda mengetahui studi analisa perbandingan harga ini, anda dapat mempertimbangkan pemilihan material terbaik yang akan anda gunakan dalam proyek impian anda.

Lanjutkan Membaca

Bagaimana Cara Mudah Menghitung Harga Terpasang Bata Ringan?

Bagaimana Cara Mudah Menghitung Harga Terpasang Bata Ringan
sumber foto via www.bataringanunicon.com

Jika anda ingin membangun sebuah rumah dan menggunakan bata ringan aerasi maka tentunya anda perlu mengetahui berapa harga terpasang bata ringan. Apakah lebih murah dibandingkan dengan harga terpasang bata merah.

Langkah awalnya adalah anda harus tentukan terlebih dahulu ukuran bata ringan yang akan dipakai. Seperti anda ketahui, bata ringan yang dijual di pasaran memiliki ukuran yang seragam dengan panjang 60 cm dan lebar 20 cm. Untuk ketebalan bata ringan mulai dari 7,5 cm; 10 cm; 12,5 cm; 17,5 cm dan 20 cm.

Uniknya, bata ringan ini dijual dalam hitungan m3. Jadi ukuran dengan ketebalan berapapun tetap dikonversi menjadi satuan m3. Untuk harga saat ini berkisar Rp. 700.000,- per m3.

Cara Mudah Menghitung Harga Terpasang Bata Ringan


Apabila dijabarkan volume yang didapat tiap m3 bata ringan sebagai berikut :

1. 1 m3 bata ringan tebal 75 mm dapat diperoleh luasan dinding 13,3 m2
2. 1 m3 bata ringan tebal 100 mm dapat diperoleh luasan dinding 10 m2
3. 1 m3 bata ringan tebal 125 mm dapat diperoleh luasan dinding 8 m2
4. 1 m3 bata ringan tebal 150 mm dapat diperoleh luasan dinding 6,67 m2

Luasan dinding yang diperoleh dalam pelaksanaannya juga dipengaruhi dari skill tukang. Tukang yang berpengalaman dalam pemasangan bata ringan bisa menghindarkan waste material.

Tiap 12 m2 perlu dipasang kolom praktis maupun balok untuk mengikat susunan bata ringan. Akhir ujung pasangan yang terkait dengan beton pengikat alangkah baiknya ditambah stek besi cor tiap jarak 60 cm atau tiap 3 susun bata ringan.

Sekarang kita ambil contoh dengan menggunakan bata ringan ketebalan 10 cm berapa harga terpasangnya?

1 m2 bata ringan terpasang memerlukan :

Bahan :

0,0840 m3 bata ringan           = 0,0840 x 700.000,-
                                             = 58.800,-
0,125 Zak thinbed/perekat     = 0,125 x 140.000,-
                                             = 17.500,-
Borongan tenaga pasang        = 20.000,-/m2 (harga pada saat tulisan ini diturunkan)

Jadi harga terpasang bata ringan adalah Rp. 58.800,- + Rp. 17.500,- + Rp. 20.000 = Rp. 96.300,-

Tapi yang perlu diingat itu baru perhitungan pasang bata ringan saja belum termasuk pembuatan kolom praktis, plester dan acian. Untuk komponen dinding yang lain perlu dihitung lagi agar bisa diperoleh keseluruhan harga pembuatan dinding per m2.

Lanjutkan Membaca

Bata Ringan Aerasi - Teknologi Bahan Bangunan

Bata Ringan Aerasi - Teknologi Bahan Bangunan
sumber foto via www.htp-falcon.com

Semakin berkembangnya industri bahan bangunan menciptakan teknologi baru untuk memberikan solusi terhadap kecepatan dan kebutuhan proyek bangunan.

Salah satu elemen dalam bangunan yang penting adalah penutup dinding. Bahan yang digunakan biasanya menggunakan batako, bata merah, ataupun partisi fibersemen.

Saat ini telah banyak digunakan di proyek-proyek besar misalnya hotel dan mall, bata ringan atau bata aerasi menjadi idola baru dalam proyek.

Lanjutkan Membaca