Istilah 1 gang 2 way switch Pada Saklar


Jenis Saklar | istilah gang dan way pada saklar

strategiproyek.com - Kadang kita bingung dengan beberapa istilah yang digunakan dalam kegiatan proyek bangunan. Bisa dimaklumi karena dalam proyek banyak melibatkan orang dengan disiplin ilmu yang berbeda. Namun hal tersebut dapat diselesaikan setelah masing-masing paham dengan apa yang dimaksudkan. Istilah penyebutan nama benda atau teknik pekerjaan dalam proyek bangunan akan bertambah rumit dan memerlukan pemahaman apabila penggunaannya dicampur antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris misalnya. Setelah ditunjukkan bentuk bendanya baru ngeh, o..itu maksudnya.

Salah satu contoh istilah tersebut adalah penggunaan kata gang dan way switch dalam aksesori listrik. Tahukah pembaca maksud tersebut?
Iya, benar. Anda dapat menjumpainya misalnya dispesifikasi listrik yang dikeluarkan oleh konsultan MEP (Mechanical Electrical & Plumbing) untuk menyebut aksesori saklar yang akan digunakan. Disitu akan disebutkan misalnya aksesori saklar yang dipakai adalah 1 gang 1 way switch, 2 gang 1 way switch dan lainnya. Masing-masing berbeda fungsi dan bentuknya meski sama-sama saklar. Jadi harus cermat jika Anda seorang kontraktor atau Quantity Surveyor sehingga tidak mengalami kerugian dalam memberikan harga.

Mari kita kupas sedikit mengenai istilah dalam ilmu instalasi listrik tersebut. Tidak mendalam, namun perlu kita ketahui berkaitan dengan proyek bangunan terutama rumah tinggal.

Kegunaan Saklar

Saklar atau dalam bahasa Inggris disebut switch, merupakan alat yang berfungsi untuk memutuskan arus listrik ke beban dalam hal ini lampu penerangan. Sedangkan disebut saklar manual karena dioperasikan langsung oleh tangan manusia tanpa menggunakan alat bantu. Jenis saklar inilah yang banyak digunakan untuk proyek bangunan terutama rumah-rumah tinggal.

Jenis Saklar

Terus apa maksud gang dan way switch tersebut? istilah "gang" untuk menyebut jumlah tombol dalam satu unit saklar. Sedangkan "way" untuk menyebut arah hubungan. Contoh, jika disebut 1 gang 1 way switch berarti saklar tersebut bentuknya 1 tombol dengan kemampuan satu arah menghubungkan atau fungsinya menghubung dan memutus saja. Berikut contoh macam bentuk saklar manual.

saklar tunggal | saklar engkel

saklar seri | saklar double
saklar tukar | saklar 1 gang 2 way switch
saklar 1 gang 2 way switch

Selanjutnya ada lagi disebutkan 2 way switch, nah ini berarti saklar memiliki dua arah hubungan. Saklar ini memiliki kemampuan bekerja sebagai penukar/memindah arus. Jenis saklar ini lebih banyak dikenal sebagai saklar tukar. Contoh penggunaan saklar tukar adalah pada ruang tangga atau instalasi di kamar hotel untuk memudahkan mematikan lampu. Sehingga praktisi proyek sering menyebut dengan istilah saklar hotel. Dapat Anda lihat penjelasan cara kerja saklar hotel atau saklar tukar pada gambar di bawah ini.



skema cara kerja saklar hotel

diagram saklar tukar

Skema lampu saat menyala saklar tukar


skema lampu menyala pada saklar tukar | saklar hotel

Skema saat lampu mati saklar tukar

 

skema saat lampu mati saklar tukar | saklar hotel

Demikian penjelasan mengenai istilah gang dan way pada saklar listrik. Semoga dapat membantu.

Salam Proyek!

Lanjutkan Membaca

Cara Membuat Lantai Teraso Sistem Cor di Tempat

lantai teraso

strategiproyek.com - Teraso ialah salah satu material yg dipergunakan untuk finishing penutup lantai bangunan baik itu hunian, gedung perkantoran, hotel dan sebagainya. Teraso telah dikenal sejak dulu bisa saja sejak jaman penjajahan.
Teraso adalah campuran dari semen ditambah air secukupnya & batu alam
Biasanya yang terkenal adalah batu padalarang yang digunakan sebagai bahan teraso. Selain itu dapat memakai batu Lampung, batu Sukabumi, batu Tulungagung. Tidak hanya itu batu untuk teraso dapat ditukar dengan kulit kerang atau oleh kaca sehinggga diperoleh efek kilap. Agar dapat digunakan untuk bahan teraso, batu ini terlebih dahulu dilakukan proses penggilingan atau selep sehingga diperoleh ukuran kecil relatif sama.
Baca juga : Finishing Semen Poles Keindahan Buatan nan Eksentrik, Begini Cara Membuatnya
Ketebalan lantai teraso yakni 2 centi meter terdiri dari bagian badan & kepala, dinamakan bagian badan terdiri dari campuran beton (Pasir & semen sedangkan kepala terdiri dari campuran semen ditambah batu teraso (Batu Padalarang, Batu Lampung, Batu Tulung Akbar & lain lain) dengan perbandingan 1 : 2, satu bagian untuk campuran semen & dua bagian batu alam.


Pemasangan lantai teraso akan lebih baik bila memakai sistem cor ditempat. dengan pertimbangan pengerjaannya lebih langsung dan tidak hanya itu motif serta warnanya dapat dibentuk jadi beraneka ragam macam contohnya motif bunga atau motif kompas dan lain-lain.

Untuk pemasangan teraso cor ditempat dengan ketebalan 2 cm mesti berada di atas lantai kerja dengan ketebalan minimal 5 cm, lantai kerja yakni campuran beton (rabat beton).

Sesudah lantai kerja tersedia baru kita cor teraso dengan ketebalan 2 cm, dimana campuran teraso ini terdiri dari campuran semen & batu dengan komposisi per meter persegi yaitu 20 kg buat semen & 35 kg utk batu teraso, diratakan & dibiarkan selama kurang lebih 7 hari sebelum dilakukan pemolesan.

Untuk menghindari keretakan terhadap lantai teraso cor ditempat kita dapat memakai nat atau lis dari beragam bahan contohnya lis alumunium, lis kuningan, lis stainless steel atau dari bahan kaca sekalipun.

Apabila lantai teraso telah cukup kering lakukan pemolesan dengan memanfaatkan mesin poles agar lantai teraso nampak lebih mengkilat & bersih. Namun apabila anda memilih selera lebih natural bisa dipoles sampai tingkat hone (matte).

Lanjutkan Membaca

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon: Bagian 1

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon

strategiproyek.com - Apabila anda perhatikan, saat ini proyek rumah tinggal maupun proyek bangunan lain telah banyak memanfaatkan gypsum untuk penutup plafon. Hal ini disebabkan mudahnya pasang gypsum dan hasilnya plafon lebih rapi.

Untuk pemasangan plafon gypsum ini dapat menggunakan rangka kayu maupun metal. Tapi saat ini rangka kayu telah banyak berkurang, lebih banyak menggunakan rangka metal holo maupun metal furing.

Memasang rangka plafon dari metal furing atau hollow sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya butuh ketelitian, bahan dan alat yang benar serta teknik pemasangan yang benar. Pada dasarnya pemasangan rangka plafon dari metal furing atau hollow dapat diurai menjadi beberapa langkah yaitu:
  • Sebelum pekerjaan rangka plafon dilakukan, terlebih dahulu seluruh item pekerjaan di atas plafon harus sudah diselesaikan.
  • Langkah pertama dan terpenting dari pemasangan rangka adalah mengukur garis ketinggian plafon sekeliling ruangan yang hendak dipasang rangka. Anda dapat menggunakan pengukur waterpas pada beberapa titik di sekeliling ruangan. Gambar garis untuk menyatukan titik-titik tersebut.
  • Langkah berikutnya adalah pemasangan wall angle (siku metal) sebagai penyangga metal furing. Tempatkan siku metal pada tanda garis. Selalu mulai dengan dinding dengan luas terpanjang. Bor siku metal dengan jarak antar baut/sekrup 40 cm. Pastikan siku dibaut dengan kencang agar kuat  menyangga metal furing.
Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon
  • Teruskan pemasangan siku metal pada bagian dinding yang lain. Harap diperhatikan bahwa pada sudut dinding, siku metal sebaiknya dipasang saling tindih sepanjang 40 cm. Bentuk siku metal menjadi L di ujung dengan menggunakan gunting hollow. Kencangkan juga semua pada daerah metal yang bertindihan tersebut.
Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon
  • Setelah siku metal terpasang, beri garis dengan pensil atau spidol untuk setiap 40 cm sebagai tanda bagi pemasangan metal furing atau hollow. Jarak antar metal furing sebaiknya 40cm atau bila ingin lebih longgar, maksimum 60cm. Semakin besar jarak metal furing atau hollow akan berisiko menghasilkan plafon yang tidak rata atau melengkung.
  • Potong metal furing sesuai dengan panjang yang direncanakan dan tempatkan di atas siku metal. Kencangkan dengan baut.
  • Rangka utama (main channel atau C channel) digantungkan pada kawat penggantung  dengan menggunakan U clamp dan ditempatkan di atas metal furing dengan posisi menyilang. Kaitkan persilangan kedua jenis metal tersebut dengan menggunakan channel clamp.
  • Tahap terakhir dari pemasangan rangka adalah penguatan rangka tersebut dengan pemasangan bracket dan hanger.

Pemasangan Bracket dan Hanger


Penggunaan kawat penggantung (rod hanger) dan besi bracket (angle clip) merupakan asesoris yang paling umum digunakan dalam suspended ceiling. Berikut pedoman yang dipergunakan dalam pemasangan bracket dan hanger (lihat gambar)

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon


  • Besi bracket / angle clip dipasang pada dak beton menggunakan paku ramset dengan jarak 120 x 120 cm.
  • Ujung atas rod (kawat) digantungkan pada angle clip.
  • Sedangkan U clamp dipasang pada ujung bawah rod hanger (kawat penggantung).

Selain bracket dan rod hanger, penggantung plafon juga dapat menggunakan besi siku yang sudah berfungsi sebagai kawat penggantung dan pada ujungnya dilipat agar dapat berfungsi sebagai bracket (lihat gambar).

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon

Untuk teknik pemasangan papan gypsum anda dapat membaca pada seri cara pasang gypsum untuk plafon: Bagian 2


sumber : www.andalan68.wordpress.com

Lanjutkan Membaca

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon: Bagian 2

Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon

Pemasangan plafon gypsum sebenarnya tidak membutuhkan banyak keahlian khusus. Bahkan kesalahan pemasangan papan gypsum yang anda lakukan dapat dengan mudah ditutupi dengan penggunaan compound dan tape gypsum. Dalam memasang papan gypsum, hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa Anda membutuhkan bantuan tenaga orang lain untuk membantu memegang papan gypsum pada saat pemasangan.

Berikut langkah-langkah pengerjaan pemasangan papan gypsum setelah rangka metal selesai dipasang. Anda bisa membaca cara pemasangan rangka metal sebelumnya: Cara Pasang Gypsum Untuk Plafon: Bagian 1

Lanjutkan Membaca

Manajemen Proyek: Software Aplikasi Manajemen Proyek Gratis

Manajemen Proyek: Software Aplikasi Manajemen Proyek Gratis

Definisi manajemen proyek adalah suatu proses perencanaan, pengaturan, kepemimpinan dan pengendalian proyek dengan memanfaatkan sumber daya seoptimal mungkin untuk mencapai tujuan.

Manajemen proyek bisa jadi bagian tersulit apabila tidak teroganisir dengan baik. Namun saat ini terdapat tool yang dapat mempermudah menyelesaikan pekerjaan dalam manajemen proyek. Alat bantu ini berupa software yang akan mempercepat dan mengelola proyek dengan lebih mudah dan terorganisir.

Baca juga : Manager Proyek - Bagaimana Tugas dan Fungsinya di Proyek Bangunan

Berikut ini sofware aplikasi manajemen proyek gratis yang dapat anda manfaatkan.

Lanjutkan Membaca

Cara Menghitung Kebutuhan AC Untuk Ruangan dengan Mudah

Cara Menghitung Kebutuhan AC Untuk Ruangan dengan Mudah


Agar mendapatkan udara sejuk, sebaiknya kapasitas AC harus disesuaikan dengan ukuran ruangan. Bagaimana cara menghitung kapasitas AC yang pas?

Besarnya kapasitas AC biasanya mengacu pada satuan PK atau Parrd Kracht. Untuk menentukan PK, anda dapat gunakan rumus sebagai berikut ini :

Lanjutkan Membaca

Lantai Kayu: Bahan Penutup Lantai Penuh Estetika

Lantai Kayu: Bahan Penutup Lantai Penuh Estetika

Setelah tahap struktur bangunan selesai selanjutnya menuju tahap berikutnya finishing. Persiapan yang dilakukan yakni membeli material bangunan untuk pekerjaan finishing sesuai dengan gambar rencana atau gambar kerja.

Terkadang meskipun material yang digunakan sudah direncanakan dari awal, namun tiba-tiba bisa berubah karena perubahan selera. Pemilihan material yang digunakan bisa cukup lama karena untuk mencoba material perlu dibuatkan 'mock up' atau contoh dilapangan.

Lanjutkan Membaca

Tips Untuk Memilih Rangka Atap Baja Ringan yang Tepat

Rangka Atap Baja Ringan

Sebelum kita membeli atap baja ringan, sebaiknya kita mengetahui bagaimana cara memilih rangka atap baja ringan yg baik.

Buat masing-masing jenis penutup atap (genteng keramik/beton/metal, seng aluminium, onduline, fiberglass atau asbes), berukuran/dimensi, ketebalan dan  konstruksi rangka kuda-kuda atap baja ringan yg dipergunakan tidak sama disesuaikan menggunakan berat material penutup atap.

Semakin berat material atap, semakin akbar/tebal pula rangka yg digunakan. Begitu pula kebalikannya. 

Baca juga : Cara Mudah Menghitung Luasan Atap Bangunan

JANGAN TERKECOH dengan HARGA MURAH!!! Ketelitian sebelum membeli sangat diharapkan. Mintalah berita berukuran/dimensi Reng (roof batten) dan  C channel rangka yg akan dipasang. Semakin besar /tebal Reng dan  C channel rangka, semakin besar  juga beban yang dapat ditanggung sang rangka. 

Semakin kecil berukuran/dimensi C channel, semakin minim pula kesanggupan rangka buat menanggung total beban atap.

Lanjutkan Membaca