Cara Mudah Pasang Keramik Lantai (Do It Your Self)

Cara Mudah Pasang Keramik Lantai

strategiproyek.com - Lantai keramik memiliki satu prasyarat utama yaitu lapisan dasar harus halus dan kuat  untuk mendukung pemasangan keramik. Keramik tidak fleksibel, sehingga bisa retak jika terpasang diatas permukaan yang kasar atau tidak rata.

Keramik lantai didapatkan dalam  berbagai ukuran dan warna untuk dicocokkan dengan dekorasi ruangan yang akan dipasangkan, dan keramik lantai dapat memberikan perawatan yang mudah dan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Lantai keramik menawarkan alternatif yang sangat menarik dan tahan lama dibandingkan dengan material lainnya untuk finishing  lantai. Selain itu, keramik lantaijuga cukup mudah untuk dipasang.

Untuk anda yang ingin memasang sendiri keramik lantai dirumah, anda bisa melakukannya sendiri secara perlahan dan santai. Mungkin anda akan merasa pesimis dan menyatakan tidak sanggup untuk mengerjakannya.
Berikut langkah cara pasang keramik lantai yang bisa anda lakukan:
  • Pastikan lantai dasar anda sudah kuat dan rata, setelah lapis tanah dipadatkan, lapisi terlebih dahulu dengan rabat beton.
  • Selanjutnya langkah awal pemasangan keramik lantai adalah pembuatan garis bantu sebagai pedoman pemasangan keramik di lantai yang akan dipasangkan.
  • Pembuatan garis bantu bisa anda lakukan dengan pembuatan benang atau garis kapur. Lakukan pembuatan garis siku pada dua arah sumbu yang merupakan titik awal pemasangan keramik lantai yang ditempatkan pada sudut pintu masuk ruangan.
  • Jika anda sudah mendapatkan garis siku, tarik garis benang pada kedua arah sumbu tersebut pada ketinggian permukaan keramik lantai yang akan dipasangkan. Pastikan ketingggian benang dari permukaan lantai dasar sesuai dengan ketebalan adukan dan ketebalan keramik lantai.
  • Hindari ketinggian yang terlalu besar dimana akan membutuhkan adukan semen yang terlalu banyak.
  • Peletakan titik awal dilakukan pada peletakan keramik lantai tanpa perekat untuk memastikan keramik lantai sudah sesuai dengan ketinggian yang diinginkan. 
  • Pasanglah keramik lantai mulai dari dinding dekat pintu diatas permukaan lantai yang kosong (belum ada adukan spesi/mortar), pasanglah keramik lantai dalam satu baris dan gunakan  spacer(pengganjal rongga antar keramik) untuk mendapatkan setiap sisi keramik lantai menjadi seragam dan untuk  untuk menjaga jarak yang sama pada semua keramik yang anda pasang. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan jumlah keramik lantai penuh dalam 1 barisan.
  • Ketika anda mencapai ujung lain ruangan dan tidak bisa lagi memasang 1 lembar keramik ukuran penuh, gunakan sebuah balok panjang  dan meletakkannya tegak lurus ke baris keramik. Pemberian balok ini ditujukan supaya keramik lantai tidak bergeser.
  • Berdasarkan panjang  ruang yang tersisa di sisi ruangan, tentukan berapa banyak anda perlu menggeser baris untuk mencapai perbatasan yang sama pada kedua sisi ruangan, sehingga potongan pada pinggir kiri dan kana akan anda dapatkan pada lebar yang sama.
  • Jika anda tidak menginginkan jumlah potongan yang terlalu banyak, anda tidak perlu menggeser titik awal, dimana anda hanya akan melakukan pemotongan sisa keramik lantai pada salah satu sisi saja. Tapi jika anda menginginkan sisa keramik pada kedua sisi kiri dan kanan, anda harus memindahkan garis bantu pada titik yang sudah terukur dan  garis bantu  pertama adalah tidak lagi diperlukan.
  • Setelah anda sudah mendapatkan garis pemasangan keramik selanjutnya adalah memulai pemasangan keramik di atas perekat atau adukan spesi/mortar. Penuangan perekat harus dilakukan secara teratur dan tidak boleh dilakuakn pada luasan yang terlalu lebar. Dianjurkan meletakkan adukan pada pemasangan luasan keramik antara 4-5 lembar keramik lantai.
  • Jika anda meletakkan adukan terlalu lebar hal ini dikhawatirkan akan membuat adukan akan cepat mengering sehingga rekatan tidak terlalu baik. Disamping itu juga akan mengganggu gerakan anda untuk memasangkan keramik lantai tersebut. Gunakan sekop/cetok berlekuk untuk meratakan adukan permukaan perekat disetiap luasan yang akan anda pasang.
  • Setelah anda merasa permukaan adukan secara rata, letakkan keramik dipermukaan perekat dengan perlahan dan atur posisi ketegakannya pada garis benang bantu yang sudah anda buat.
  • Ketika anda mulai memasang keramik lantai, dimana anda akan memulai memasang perekat adukan mortar. Gunakan spacer untuk memastikan ubin spasi merata. Gunakan waterpass untuk memastikan permukaan  keramik benar benar rata. Anda dapat menggunakan palu karet atau balok kayu untuk mengetok atau  menekan keramik ke bawah, lakukan secara lembut dan perlahan hingga permukaan benar benar rata, dan saat itu juga anda harus tetap memperhatikan ketegakan pada bidang rata berdasarkan garis bantu yang ada.
  • Jika saat anda mengetok keramik, jika anda mendengar suara dengung, anda harus memeriksa apakah ada kemungkinan keramik tidak merekat pada adukan, kemungkinan hal ini disebabkan kurangnya adukan sehingga tidak mengikat ke dasar keramik lantai.
  • Lakukan perbaikan dengan mengangkat keramik secara perlahan kemudian tambahkan adukan pada permukaan adukan sampai merat, kemudian pasang keramik kembali.
  • Jika adukan sebelumnya sudah sempat mengering, anda juga harus mengangkat semua adukan dan menggantinya dengan adukan yang baru. Cara ini anda lakukan setiap pemasangan lembar keramik lantai. Untuk barisan selanjutnya, anda akan lebih mudah untuk mengecek kelurusan dan jarak antara spacer dengan mengikuti ujung keramik yang ada didepan dan disampingnya.
  • Jika pada ujung barisan anda perlu memotong keramik, untuk mendapatkan harus melakuan pemotongan keramik, lakukan dengan cara  meletakkan keramik tepat di atas keramik lantai penuh terakhir dan atur penempatannya ke batas dinding sehinggga anda mendapatkan batas keramik lantai yang akan dipotong.
  • Tandai pada keramik yang akan dipotong dan buatlah garis potongnya. Jika anda merasa potongan akan sama pada barisan selanjutnya (potongan yang seragam), ukuran ini bisa anda gunakan untuk acuan pemotongan selanjutnya. Maksudnya anda tidak perlu menunggu ukuran setiap akan melakukan pemotongan.
  • Untuk memotong keramik, anda dapat menggunakan pemotong ubin atau glasscutter. Lakukan pemotongan keramik pada tempat yang aman. Jangan pernah memotong keramik pada permuakaan pasangan keramik lantai yang baru anda pasangkan. Pilih meja yang aman untuk melaksanakan pemotongan keramik tersebut.
  • Setelah semua ubin diletakkan dan perekat telah ditetapkan, Anda dapat melanjutkan ke grouting (mengisi celah antar keramik dengan semen nat). Campur semen nat sesuai dengan rekomendasi pabrikan.Terapkan nat dengan pelampung karet pada sudut 45 derajat, bekerja ke dalam sisi keramik.
  • Bersihkan setiap  kelebihan nat pada permukaan keramik   dengan spons. Hati-hati jangan sampai  nat keluar dari ruang sisi antar keramik lantai. Setelah nat telah rapi, anda dapat kembali  membersihkan permukaan keramik dari sisa nat dengan menggunakan residu. Untuk menjaga  permukaan keramik tetap padat dan kuat, lakukan pengepelan permukaan lantai keramik 3 hari pertama dengan obat keramik, setelah itu sikat nat dengan sealer silikon.


Demikian cara pasang keramik lantai do it your self. Semoga dapat membantu. Tips ini juga dapat digunakan untuk memasang homogenius tile.
Baca juga:

Terimakasih telah membaca dan Share Cara Mudah Pasang Keramik Lantai (Do It Your Self)

Silahkan Share :

Ini Artikel Terbaru

Mungkin Anda Suka: